• Patung Siwa Mahakala : Tangan Kanan memegang senjata tikam sebangsa keris, tangan kiri memegang tempat darah korbannya. Siwa Mahakala ialah Dewa Siwa dalam Keadaan Marah atau murka. Asal Kediri, Jatim No. 100a Museum Pusat, Jakata
    Patung Siwa Mahakala : Tangan Kanan memegang senjata tikam sebangsa keris, tangan kiri memegang tempat darah korbannya. Siwa Mahakala ialah Dewa Siwa dalam Keadaan Marah atau murka. Asal Kediri, Jatim No. 100a Museum Pusat, Jakata
  • Patung Siwa Mahakala :  Tangan kanan memegang senjata tikam tangan kiri memegang gada , asal Wonosobo Jateng , Abad ke 8 no. 77 Museum Pusat Jakarta
    Patung Siwa Mahakala : Tangan kanan memegang senjata tikam tangan kiri memegang gada , asal Wonosobo Jateng , Abad ke 8 no. 77 Museum Pusat Jakarta

Keris Jaman Sebelum Kerajaan Pajajaran

Kerajaan Pajajaran itu sendiri masih belum dapat ditentukan letaknya secara tepat. Tetapi para Ahli berpendapat bahwa kerajaan itu pernah mengalami beberapa kali perpindahan antara Bogor, daerah Bandung dan Priangan Timur. Jaman ini merupakan kejayaan agama Hindu dan agama Budha di Pulau Jawa , terutama di Jawa Tengah, Menurut kita-kitab babad, jaman ini disebut jaman Purwacarita.

 

Pembuatan keris pada jaman itu dalam kitab babad sudah cukup banyak disebutkan, tetapi tidak banyak terdapat pada sumber-sumber lain. Menurut kitan babad empu yang terkenal pada jaman itu ialah Empu Ramajadi; senjata buatannya banyak dikenal dalam cerita pewajangan misalnya keris pasopati, Sarotama, Trisula(tombak). senjata-senjata pada zaman itu masih banyak terdapat pada masa kini ialah Trisula dan Vajra; senjata-senjata itu berupa peninggalan atau berupa relief-relief pada batu . Trisula adalah senjata Dewa Siwa, yaitu salah satu dewa agama Hindu yang sangat dihormati. Senjata-senjata laian yang terkenal dalam cerita pewayangan; sedang wayang merupakan hasil kebudayaan masa kini. Memang wayang melukiskan khidupan jaman Hindu, tetapi munculnya wayang mulai Jaman Islam di Pualau Jawa.

 

Empu Ramajadi menurunkan empu-empu jaman berikutnya , misalnya empu Bromo Kendali yang mebuat keris  Tundung Mungsug, Kyai Keder; Empu Cakang memebuat keris Kyai Manglar dan sebagainya. Senjata-senjata itu sekarang belum di ketemukan, hanya terdapat dalam berita babad. Patung-patung dari jaman itu yang sekarang masih ada tidak menunjukkan adanya keris; tetapi senjata tikam masih banyak terdapat dalam relief-relief batu atau patung. Sedangkan senjata-senjata peninggalan berupa Trisula dan Vajra 

 

KEMBALI KE AWAL